Apa Itu Keramik Granit? Ini Kelebihan dan Bedanya

Apa Itu Keramik Granit? Ini Kelebihan dan Bedanya

Banyak orang masih bingung membedakan keramik granit dan keramik biasa saat berbelanja material. Padahal, memahami apa itu keramik granit penting supaya Anda tidak salah pilih lantai. Selain itu, harga kedua jenis keramik ini cukup berbeda meski tampilannya mirip. Apalagi, banyak toko menyebut kedua istilah ini secara bergantian sehingga makin membingungkan. Terlebih lagi, harga yang berbeda jauh sering membuat orang ragu saat memilih. Bahkan, tidak sedikit orang menyesal karena baru sadar perbedaannya setelah tukang selesai memasang keramik. Oleh karena itu, artikel ini akan mengulas definisi, kelebihan, serta perbedaan granit dengan keramik biasa. Selain itu, Anda juga akan mengetahui kelemahan granit yang perlu Anda pertimbangkan. Dengan begitu, Anda bisa menentukan pilihan paling tepat untuk kebutuhan rumah.

Apa Itu Keramik Granit?

Sebenarnya, keramik granit adalah jenis homogeneous tile berbahan campuran tanah liat, pasir silika, dan feldspar. Ketiga bahan ini kemudian dicampur hingga merata sebelum masuk tahap pencetakan. Berbeda dengan namanya, granit ini bukan batu alam asli melainkan material buatan pabrik. Selanjutnya, proses pembuatannya melibatkan tekanan tinggi dan pembakaran pada suhu sangat panas. Karena itu, hasilnya menjadi sangat padat dan keras menyerupai batu granit sungguhan. Selain itu, warna dan motif granit menyatu hingga ke seluruh badan keramik, bukan hanya di permukaan. Jadi, meski tergores, warnanya tetap konsisten karena menyatu ke seluruh bahan. Berbeda halnya dengan keramik biasa yang bisa menampakkan warna dasar putih saat tergores dalam. Sementara itu, keramik biasa hanya punya lapisan glasir berwarna di bagian atas saja. Oleh karena itu, keramik granit sering jadi pilihan utama untuk lantai rumah modern. Bahkan, banyak pengembang juga memakai granit untuk area komersial seperti mal dan perkantoran.

Kelebihan Keramik Granit Dibanding Keramik Biasa

Pertama, granit jauh lebih kuat dan tahan gores dibanding keramik biasa. Kedua, tingkat penyerapan airnya sangat rendah sehingga cocok untuk area lembap. Selain itu, warna granit tidak mudah pudar meski terkena sinar matahari dalam waktu lama. Ketiga, permukaannya tersedia dalam pilihan polished mengkilap atau matte doff sesuai kebutuhan. Selain itu, pilihan warna dan motifnya juga jauh lebih beragam dibanding keramik biasa. Selanjutnya, granit memberi kesan mewah menyerupai batu alam tanpa harga semahal marmer asli. Bahkan, motifnya kini makin beragam mulai dari kayu, marmer, hingga batu alam modern. Terakhir, granit lebih tahan lama sehingga cocok untuk investasi jangka panjang. Selain itu, biaya perawatannya juga cenderung lebih rendah dibanding lantai berbahan alami. Dengan berbagai kelebihan ini, tidak heran banyak orang memilih granit untuk rumah mereka.

Apa Bedanya Keramik Granit dan Keramik Biasa?

Sebenarnya, perbedaan utama terletak pada proses pembuatan dan kepadatan materialnya. Selanjutnya, pabrik memadatkan granit dengan tekanan tinggi sehingga warnanya menyatu ke seluruh badan keramik. Sementara itu, keramik biasa hanya punya lapisan glasir tipis di permukaan atas. Selain itu, granit juga lebih berat karena strukturnya jauh lebih padat. Dari segi harga, granit umumnya lebih mahal dibanding keramik biasa. Sebagai gambaran, selisih harganya bisa mencapai dua hingga tiga kali lipat tergantung motif. Namun, dari segi kekuatan, granit jelas lebih unggul dan tahan gores. Sebagai perbandingan, banyak orang juga sering keliru membedakan granit dan marmer. Padahal, marmer adalah batu alam asli, sedangkan granit dalam konteks keramik adalah material buatan pabrik. Jadi, marmer asli biasanya lebih mahal namun lebih rentan tergores dibanding granit. Terlebih lagi, marmer juga butuh perawatan khusus agar permukaannya tetap mengkilap dan tidak bernoda.

Apa Kelemahan Granit yang Perlu Diperhatikan?

Apa Kelemahan Granit yang Perlu Diperhatikan?

Meski unggul, granit juga punya beberapa kelemahan yang perlu Anda ketahui. Yaitu harganya lebih mahal dibanding keramik biasa dengan ukuran yang sama. Selisih harga ini bisa terasa cukup besar untuk proyek renovasi berskala luas. Kedua, bobotnya lebih berat sehingga butuh struktur bangunan yang cukup kuat. Selain itu, pemasangannya juga butuh tukang berpengalaman karena ukurannya besar dan berat. Biaya jasa pasang granit biasanya lebih mahal dibanding keramik biasa. Ketiga, permukaan polished bisa licin saat basah meski tampilannya sangat mengkilap. Karena itu, sebaiknya pilih varian matte untuk area yang sering terkena air. Sebagai contoh, area seperti kamar mandi dan dapur lebih cocok memakai granit matte. Terakhir, proses pemotongan granit butuh alat khusus seperti mata potong diamond. Memperbaiki granit yang retak juga lebih sulit dibanding keramik biasa. Meski begitu, kelebihan granit tetap sebanding dengan kekurangannya untuk jangka panjang.

Baca juga: Cara Memilih Keramik Kamar Mandi agar Tidak Licin

Jika Anda ingin memasang keramik granit berkualitas untuk rumah, segera pesan di Toko Material Bojonegoro. Selain itu, tim kami siap membantu Anda memilih granit sesuai kebutuhan dan budget. Bahkan, kami juga menyediakan konsultasi gratis sebelum Anda memutuskan membeli. Untuk itu, hubungi kami sekarang juga agar renovasi rumah Anda berjalan lancar.

Kesimpulan

Singkatnya, memahami apa itu keramik granit membantu Anda memilih material lantai lebih tepat. Selain itu, granit menawarkan kekuatan, daya tahan, dan tampilan mewah dibanding keramik biasa. Namun, harganya lebih mahal dan butuh pemasangan yang lebih teliti. Meski begitu, kualitas dan daya tahannya sebanding dengan biaya yang Anda keluarkan. Jadi, pertimbangkan kebutuhan dan budget Anda sebelum memutuskan jenis keramik. Pada akhirnya, pilihan yang tepat akan memberi hasil maksimal untuk rumah Anda. Dengan begitu, lantai rumah Anda akan lebih awet dan sesuai harapan.