Keramik lantai terangkat. Keramik dinding kamar mandi lepas atau retak. Awalnya hanya satu keping, lalu menjalar ke keping lain. Biasanya penyebabnya sepele: perekat yang salah. Karena itu, memilih lem keramik terbaik untuk lantai dan dinding menentukan awet tidaknya hasil kerja. Artikel ini membahas jenis lem, cara memilihnya, lima merek andalan, serta cara memperbaiki keramik yang patah.
Kenapa Keramik Bisa Lepas atau Patah?
Sebelum memilih lem, kenali dulu masalahnya. Ada beberapa penyebab umum.
Pertama, perekat tidak cocok dengan jenis keramik atau lokasinya. Kedua, adukan terlalu tipis sehingga ada rongga di bawah keramik. Rongga ini membuat keramik mudah retak saat terinjak. Ketiga, air merembes dari bawah, terutama di kamar mandi.
Selain itu, permukaan dasar yang kotor atau berdebu mengurangi daya rekat. Jadi, lem sebagus apa pun tidak akan bekerja maksimal kalau persiapannya asal.
Jenis Lem Keramik yang Perlu Kamu Kenal
Tidak semua lem punya fungsi sama. Pilih sesuai kebutuhan.
Semen Perekat atau Mortar Instan
Ini pilihan utama untuk pemasangan keramik baru. Bentuknya bubuk, lalu dicampur air sebelum dipakai. Lapisannya tipis, kuat, dan lebih rapat dibanding adukan semen biasa. Cocok untuk lantai, dinding, dan area basah. Mortar jenis ini juga bisa dipakai memasang keramik di atas keramik lama, asalkan permukaannya bersih dan kuat.
Lem Keramik Siap Pakai
Lem ini sudah berbentuk pasta, jadi tidak perlu dicampur. Praktis untuk dinding dan perbaikan kecil. Namun, kekuatannya biasanya kalah dibanding mortar. Hindari untuk area yang sering terkena air dalam jumlah banyak.
Lem Epoksi untuk Keramik Patah
Epoksi terdiri dari dua komponen, yaitu resin dan pengeras. Keduanya dicampur dulu, baru dioleskan. Hasilnya sangat kuat dan tahan air. Karena itu, epoksi cocok untuk menyambung keramik yang pecah atau menambal bagian gompal.
Cara Memilih Lem Keramik Terbaik untuk Lantai
Lantai menahan beban dan gesekan setiap hari. Jadi, perekatnya harus lebih kuat dibanding untuk dinding. Perhatikan lima hal berikut.
- Cek ukuran keramik. Keramik besar seperti 60×60 cm butuh perekat dengan daya rekat tinggi.
- Lihat jenis keramik. Granit yang padat dan serapan airnya rendah lebih cocok memakai mortar perekat berkualitas lebih tinggi.
- Perhatikan lokasi. Area basah seperti kamar mandi dan teras butuh perekat tahan air.
- Baca label kelas perekat. Banyak produk menyertakan kode kelas seperti C1 atau C2. Angka C2 menandakan daya rekat lebih tinggi.
- Cek tanggal produksi. Mortar yang terlalu lama tersimpan bisa menggumpal dan kehilangan daya rekat.
Untuk dinding, prinsipnya sama. Bedanya, pilih perekat yang tidak mudah melorot agar keramik tidak turun sebelum mengeras.
5 Merek Lem Keramik Terbaik yang Layak Dipertimbangkan
Berikut lima merek yang mudah dijumpai di toko bangunan. Ketersediaan seri bisa berbeda tiap daerah, jadi cek stok terbaru dulu.
1. Sika
Sika punya lini perekat keramik dan produk anti bocor. Cocok untuk kamu yang ingin satu merek untuk pekerjaan keramik sekaligus lapisan waterproofing.
2. Mortar Utama (MU)
Merek lokal yang populer di kalangan tukang. Pilihan seri cukup lengkap, mulai dari kebutuhan umum sampai keramik berukuran besar. Harganya juga relatif bersahabat.
3. Weber
Weber menawarkan perekat dengan beberapa tingkat kekuatan. Seri berkelas tinggi cocok untuk granit dan keramik ukuran besar.
4. Mapei
Mapei adalah merek internasional yang dikenal lewat perekat berkualitas tinggi. Pilihan ini pas untuk proyek yang menuntut hasil presisi dan tahan lama.
5. Pioneer
Pioneer terkenal lewat lem epoksi serbaguna. Gunakan untuk menyambung keramik yang patah, bukan untuk memasang lantai satu ruangan.
Cara Memperbaiki Keramik yang Pecah dengan Lem
Keramik cuma retak satu bagian? Tidak perlu bongkar semuanya. Ikuti langkah ini.
- Bersihkan pecahan dari debu, minyak, dan sisa perekat lama.
- Campur epoksi sesuai petunjuk di kemasan.
- Oleskan tipis pada kedua sisi patahan.
- Tekan dan rapatkan potongan, lalu tahan beberapa menit.
- Lap kelebihan lem dengan kain bersih sebelum mengering.
- Biarkan mengeras sesuai waktu pada kemasan sebelum diinjak.
Jika keramik hancur parah, ganti saja dengan yang baru. Pakai mortar perekat, lalu rapikan nat di sekelilingnya.
Tips Agar Pemasangan Tahan Lama dan Anti Bocor
Lem bagus saja belum cukup. Pemasangan yang benar sama pentingnya.
- Bersihkan dasar lantai sampai bebas debu dan minyak.
- Ratakan permukaan sebelum memasang.
- Aduk mortar sesuai takaran air di kemasan.
- Oleskan perekat merata, lalu tekan keramik sampai rapat.
- Di kamar mandi, pasang lapisan waterproofing sebelum keramik.
- Pakai nat yang tahan air agar rembesan tidak masuk ke sambungan.
Selain itu, jangan injak keramik baru sebelum perekatnya kering penuh. Sabar sedikit, hasilnya jauh lebih awet.
Baca Juga: Cara Memotong Keramik Tanpa Pecah untuk Pemula
Butuh Lem Keramik dan Keramik Berkualitas?
Bingung memilih perekat yang cocok? Hubungi Toko Material Bojonegoro untuk konsultasi dan pemesanan keramik lengkap dengan perekatnya. Kami siap membantu menghitung kebutuhan sesuai ukuran ruanganmu.
Kesimpulan
Lem keramik terbaik untuk lantai adalah yang sesuai jenis keramik, ukuran, dan lokasi pemasangan. Gunakan mortar perekat untuk pemasangan baru, dan epoksi untuk menyambung keramik patah. Sika, Mortar Utama, Weber, Mapei, dan Pioneer bisa jadi pilihan awal. Terakhir, persiapan permukaan dan takaran campuran tidak boleh dilewatkan. Dengan begitu, keramik di lantai maupun dinding akan menempel kuat dan tahan lama.




