Jenis Keramik Lantai Rumah dan Cara Memilihnya

Jenis Keramik Lantai Rumah dan Cara Memilihnya

Sayangnya, banyak orang bingung menentukan jenis keramik lantai rumah yang paling cocok untuk hunian mereka. Padahal, pilihan bahan, motif, merk, dan ukuran keramik sangat beragam di pasaran. Selain itu, kesalahan memilih keramik bisa membuat lantai licin atau cepat rusak. Apalagi, setiap ruangan biasanya membutuhkan jenis keramik yang berbeda-beda. Bahkan, banyak orang akhirnya menyesal karena asal pilih tanpa riset terlebih dahulu. Terlebih lagi, harga keramik yang bervariasi kerap membuat orang bingung menentukan budget. Oleh karena itu, artikel ini akan mengulas berbagai jenis keramik lantai beserta cara memilihnya. Dengan begitu, Anda bisa menentukan keramik paling tepat untuk rumah impian.

Jenis Keramik Lantai Rumah Berdasarkan Bahan

Berikut ini lima jenis keramik berdasarkan bahan pembuatnya yang populer di Indonesia.

1. Keramik Biasa (Glazed Ceramic)

Pertama, keramik biasa punya lapisan glasir di permukaan sehingga warnanya mengkilap dan tahan noda. Selain itu, harganya relatif lebih terjangkau dibanding jenis granit atau marmer.

2. Granit (Homogeneous Tile)

Kedua, granit atau homogeneous tile punya struktur padat sehingga lebih kuat dan tahan gores. Karena itu, banyak orang memakai granit untuk area dengan lalu lintas tinggi.

3. Marmer (Marble)

Ketiga, marmer menawarkan motif alami yang unik namun harganya cenderung lebih mahal. Meski begitu, perawatannya perlu ekstra hati-hati agar permukaannya tetap mengkilap.

4. Terakota (Terracotta)

Selanjutnya, terakota cocok untuk area outdoor karena teksturnya kasar dan tidak licin. Selain itu, warnanya yang earthy juga cocok untuk konsep rumah bergaya tropis.

5. Mosaik (Mosaic Tile)

Terakhir, mosaik terdiri dari kepingan kecil yang cocok untuk aksen dinding atau lantai. Bahkan, banyak desainer memakai mosaik sebagai aksen dekoratif di kamar mandi mewah.

Jenis Keramik Berdasarkan Motif

Selain bahan, motif keramik juga beragam dan bisa Anda sesuaikan dengan konsep ruangan.

1. Motif Polos

Pertama, motif polos memberi kesan minimalis dan gampang Anda padukan dengan furnitur apa saja. Selain itu, motif ini juga memudahkan Anda saat membersihkan lantai.

2. Motif Marmer

Kedua, motif marmer memberi kesan mewah tanpa harus membeli marmer asli yang mahal. Bahkan, motif ini sekilas terlihat mirip sekali dengan marmer asli.

3. Motif Kayu

Ketiga, motif kayu menghadirkan suasana hangat tanpa perawatan rumit seperti kayu asli. Selain itu, banyak orang memasang motif ini di ruang keluarga atau kamar tidur.

4. Motif Batu Alam

Selanjutnya, motif batu alam cocok untuk area outdoor atau taman belakang rumah.

5. Motif Geometris

Terakhir, motif geometris cocok untuk rumah bergaya modern dan kekinian. Terlebih lagi, motif ini sering jadi favorit generasi muda saat ini.

5 Merk Keramik Lantai Rumah Terbaik

Selain bahan dan motif, merk juga memengaruhi kualitas serta daya tahan keramik.

1. Roman

Pertama, Roman menjadi salah satu merk paling tua dan populer di Indonesia. Selain itu, Roman juga menawarkan pilihan motif yang sangat lengkap.

2. Estima

Kedua, Estima menawarkan keramik terjangkau dengan kualitas cukup baik untuk rumah sederhana.

3. Massimo

Ketiga, Massimo menghadirkan motif marmer modern yang cocok untuk ruang tamu minimalis. Selain itu, banyak orang menyukai Massimo karena kualitas glasirnya yang halus.

4. Otis

Selanjutnya, Otis mengandalkan motif kayu dan batu alam bergaya industrial.

5. Aversa

Terakhir, Aversa menghadirkan granit glossy premium yang memberi kesan mewah pada ruangan. Selain itu, Aversa juga cocok untuk rumah bergaya mewah dan elegan.

Jenis Keramik Berdasarkan Ukuran

Jenis Keramik Berdasarkan Ukuran

Selain itu, ukuran keramik juga penting karena memengaruhi tampilan dan kesan luas ruangan.

1. Ukuran 20×20 cm

Pertama, ukuran 20×20 cm cocok untuk kamar mandi atau dapur berukuran kecil.

2. Ukuran 30×30 cm

Kedua, ukuran 30×30 cm menjadi pilihan paling umum untuk ruang tamu dan kamar tidur. Selain itu, pemula juga lebih mudah memasang ukuran ini sendiri.

3. Ukuran 40×40 cm

Ketiga, ukuran 40×40 cm cocok untuk ruangan berukuran sedang hingga luas.

4. Ukuran 60×60 cm

Selanjutnya, ukuran 60×60 cm memberi kesan ruangan lebih luas dengan nat lebih sedikit. Karena itu, ukuran ini menjadi favorit rumah modern bergaya minimalis.

5. Ukuran 80×80 cm

Terakhir, ukuran 80×80 cm cocok untuk ruangan besar seperti ruang keluarga atau lobi. Meski begitu, ukuran ini butuh alat potong khusus untuk area sempit.

Bagaimana Cara Memilih Keramik Lantai Rumah yang Tepat?

Sebelum membeli, sesuaikan dulu jenis keramik dengan fungsi ruangan yang ingin Anda pasangi. Sebagai contoh, pilih keramik bertekstur kasar untuk kamar mandi agar tidak licin. Selain itu, perhatikan juga tingkat penyerapan air pada kemasan keramik incaran Anda. Kemudian, sesuaikan ukuran keramik dengan luas ruangan agar tampilan tetap proporsional. Jangan lupa, cek juga grade keramik karena KW1 punya kualitas paling presisi. Terakhir, sesuaikan budget dengan kualitas keramik agar tidak menguras kantong berlebihan. Selain itu, jangan ragu untuk minta rekomendasi dari toko material terpercaya. Dengan cara ini, jenis keramik lantai rumah yang Anda pilih akan lebih tepat guna.

Baca Juga: Cara Memasang Keramik Lantai Sendiri, Mudah & Rapi Banget!

Jika Anda ingin keramik berkualitas dengan pilihan lengkap, segera pesan di Toko Material Bojonegoro. Selain itu, tim kami siap membantu Anda memilih jenis keramik sesuai kebutuhan. Untuk itu, hubungi kami sekarang juga agar renovasi rumah Anda berjalan lancar.

Kesimpulan

Singkatnya, ada banyak jenis keramik lantai rumah berdasarkan bahan, motif, merk, dan ukuran. Mulai dari granit hingga marmer, setiap jenis punya kelebihan masing-masing. Dengan memahami perbedaan ini, Anda bisa memilih keramik paling sesuai kebutuhan rumah. Selain itu, jangan lupa sesuaikan juga dengan budget dan fungsi ruangan. Jadi, pastikan selalu riset dulu sebelum memutuskan membeli keramik untuk rumah Anda. Pada akhirnya, keramik yang tepat akan membuat rumah Anda tampil lebih indah dan awet.